This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 April 2015

Barca vs Munchen, Madrid vs Juve

Nyon - Raksasa Spanyol, Barcelona, akan menghadapi Bayern Munich di semifinal Liga Champions. Sementara itu juara musim lalu, Real Madrid, akan menghadapi Juventus.

Dalam undian yang dilangsungkan di Nyon, Swiss, Jumat (24/4), eks penyerang Borussia Dortmund dan Liverpool, Karl-Heinz Riedle, membantu melakukan pengundian. Dari tangannya, diresmikanlah laga Barcelona vs Bayern.

Dengan demikian, pelatih Bayern, Pep Guardiola, akan menghadapi tim yang pernah dibesutnya dan diantarkannya meraih dua gelar juara Liga Champions.

Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan Juventus dan Madrid. Kedua tim pernah bertemu pada final Liga Champions tahun 1998. Ketika itu, Madrid keluar sebagai pemenangnya.

Musim 2002/2003, Juventus dan Madrid juga pernah bertemu di semifinal. Hasilnya, Juventus sukses menyingkirkan Los Blancos dan melaju ke final.

Laga semifinal akan berlangsung pada 5-6 Mei 2015 dan 12-13 Mei 2015. Laga final akan dihelat di Berlin, Jerman, pada tanggal 6 Juni 2015.

Hasil Semifinal Liga Champions

FC Barcelona vs FC Bayern Munich
Juventus vs Real Madrid

detik

Kamis, 23 April 2015

Jangan Ada El Clasico

Untuk kali kelima secara beruntun Spanyol meloloskan lebih dari satu wakilnya ke semifinal Liga Champions. Kalau bisa memilih, fans Barcelona dan Real Madrid berharap El Clasico terjadi di final saja.

Spanyol kembali menunjukkan dominasinya di sepakbola Eropa setelah mengantar dua wakil ke semifinal Liga Champions. Barcelona lolos setelah menggasak Paris Saint Germain dengan agregat 5-1, sementara El Real susah payah menyingkirkan Atletico Madrid 1-0.

Ini adalah musim kelima secara beruntun Spanyol meloloskan dua klubnya ke babak semifinal. Musim lalu, duo Madrid lolos ke semifinal dan bahkan harus bertarung di partai puncak, yang pada akhirnya dimenangiLos Merengues.

Pada musim 2012/2013 Barca dan Madrid juga sama-sama lolos ke semifinal, namun keduanya gagal melangkah ke partai puncak setelah masing-masing ditundukkan Bayern Munich serta Borussia Dortmund. Setahun sebelumnya, musim 2011/2012, Barca dan Madrid juga terdepak di semifinal oleh Chelsea dan Bayern Munich. 

El Clasico di semifinal terjadi di 2010/2011. Ketika itu Barca menundukkan Madrid dengan agregat 3-1, dan pada akhinya menuntaskan kompetisi sebagai juara setelah menang 3-1 atas Manchester United di final.

Jelang digelarnya drawing babak semifinal, Jumat (24/4/2015) malam pukul 18.00 WIB nanti, pendukung Barcelona dan Madrid sama-sama tidak berharap tercipta El Clasico di semifinal. Itu terangkum dalam jajak pendapat yang digelar Marca.

Dari 30.000 peserta jajak pendapat, Mayorita mengharapkan Madrid berhadapan dengan Juventus di semifinal, angkanya mencapai 60,4%. Sementara duel Madrid dengan Bayern dipilih oleh 20,2% dan Madrid vs Barcelona dipilih oleh 19,4% peserta.

Untuk fans Barcelona, mereka mayoritas berharap bisa bereuni dengan Josep Guardiola. Yang mengharapkan duel Barca dengan Bayern mencapai 54,5%, sedangkan pertemuan dengan Juventus dipilih oleh 27% dan El Clasico dipilih oleh 18,5%.

detik

Data dan Fakta Semifinal Liga Champions

Barcelona dan Real Madrid meneruskan dominasi Spanyol di pentas Liga Champions setelah sama-sama lolos ke semifinal. Keduanya juga tercatat sebagai klub yang paling sering lolos ke babak empat besar.

Setelah menuntaskan duel leg babak perempatfinal, keempat klub yang lolos ke semifinal akan mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi dalamdrawing yang digelar Jumat (24/4/2015) pukul 18.00 WIB nanti. Setiap klub dapat bertemu dengan klub lainnya, yang membuat peluang El Clasico di semifinal atau bahkan all spanish final bisa terjadi.

Berikut data dan fakta babak semifinal Liga Champions, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

- Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tidak bikin gol di laga perempatfinal, masing-masing ke gawang Paris Saint Germain dan Atletico Madrid. Ini adalah kali pertama sejak 2005/2006 baik Messi ataupun Ronaldo tidak bikin gol di babak delapan besar.

- Barcelona lolos ke semifinal untuk ke-11 kali, yang menjadi rekor terbanyak di Eropa. Sementara Madrid dan Bayern Munich menjadi klub kedua dan ketiga yang paling sering masuk semifinal Liga Champions yakni 10 dan sembilan kali. Sementara Juventus akan menjalani semifinalnya yang keenam.

- Madrid dan Bayern lolos ke semifinal Liga Champions lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali kelima secara beruntun, yang menorehkan rekor baru untuk mereka sendiri. Rangkaian masik semifinal Liga Champions paling panjang adalah enam kali beruntun yang dipunya Barcelona pada musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

- Keunggulan 2-0 atas PSG di Camp Nou menjadi kemenangan kedelapan Barcelona secara beruntun. Rekor kemenangan beruntun terpanjang di Liga Champions saat ini dipegang Bayern Munich dan Real Madrid (10)
- Dari 88 semifinalis sejak Liga Champions dimulai, 26 di antaranya milik wakil Spanyol. Tidak ada negara lain yang punya jumlah partisipasi sebanyak itu di babak empat besar. Ini adalah kali kelima secara beruntun Spanyol punya lebih dari satu wakil di semifinal - sebuah rekor baru di kompetisi ini.

- Sudah 10 tahun babak perempatfinal tidak memunculkan laga yang harus dituntaskan hingga perpanjangan waktu. Kali terakhir itu terjadi adalah di 2004/2005 saat PSV Eindhoven berhadapan dengan Olympique Lyonnais. Ketika itu PSV akhirnya menang lewat adu penalti. Itu juga menjadi satu-satunya adu penalti di perempatfinal Liga Champions.

- Meski duel Bayern dan Porto menghasilkan 11 gol di dua leg, total 19 gol yang dibuat pada delapan pertandingan babak perempatfinal merupakan yang paling sedikit sejak 2007/08.

- Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions baru ada lima klub yang bisa bikin lima gol di satu babak. Bayern sudah melakukannya dua kali di musim ini: yang pertama saat melawat ke kandang AS Roma di bulan Oktober dan ketika menjamu Porto di perempatfinal.

- Kekalahan Porto di atas Bayern merupakan yang ke-51 yang mereka derita di kompetisi ini. Kekalahan 1-6 juga menyamai margin kekalahan terbesar klub Portugal itu sebelumnya yakni saat digasak Arsenal 0-5.

- Gol Jackson Martínez ke gawang Bayern merupakan gol ke-200 Porto di Liga Champions. Porto menjadi klub kesembilan yang punya capaian tersebut.

- Kemenangan 1-0 atas Atletico merupakan pertandingan ke-140 Carlo Ancelotti di Liga Champions. Rekor pertandingan terbanyak seorang pelatih adalah 190 yang dipegang Sir Alex Ferguson.

- Je;re;my Toulalan dari AS Monaco sudah tampil di 50 pertandingan Liga Champions. Dia sebelumnya tampil di kompetisi tersebut bersama tiga klub berbeda FC Nantes, Olympique Lyonnais and Málaga CF.

detik

Data dan Fakta Semifinal Liga Champions

Barcelona dan Real Madrid meneruskan dominasi Spanyol di pentas Liga Champions setelah sama-sama lolos ke semifinal. Keduanya juga tercatat sebagai klub yang paling sering lolos ke babak empat besar.

Setelah menuntaskan duel leg babak perempatfinal, keempat klub yang lolos ke semifinal akan mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi dalamdrawing yang digelar Jumat (24/4/2015) pukul 18.00 WIB nanti. Setiap klub dapat bertemu dengan klub lainnya, yang membuat peluang El Clasico di semifinal atau bahkan all spanish final bisa terjadi.

Berikut data dan fakta babak semifinal Liga Champions, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

- Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tidak bikin gol di laga perempatfinal, masing-masing ke gawang Paris Saint Germain dan Atletico Madrid. Ini adalah kali pertama sejak 2005/2006 baik Messi ataupun Ronaldo tidak bikin gol di babak delapan besar.

- Barcelona lolos ke semifinal untuk ke-11 kali, yang menjadi rekor terbanyak di Eropa. Sementara Madrid dan Bayern Munich menjadi klub kedua dan ketiga yang paling sering masuk semifinal Liga Champions yakni 10 dan sembilan kali. Sementara Juventus akan menjalani semifinalnya yang keenam.

- Madrid dan Bayern lolos ke semifinal Liga Champions lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali kelima secara beruntun, yang menorehkan rekor baru untuk mereka sendiri. Rangkaian masik semifinal Liga Champions paling panjang adalah enam kali beruntun yang dipunya Barcelona pada musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

- Keunggulan 2-0 atas PSG di Camp Nou menjadi kemenangan kedelapan Barcelona secara beruntun. Rekor kemenangan beruntun terpanjang di Liga Champions saat ini dipegang Bayern Munich dan Real Madrid (10)
- Dari 88 semifinalis sejak Liga Champions dimulai, 26 di antaranya milik wakil Spanyol. Tidak ada negara lain yang punya jumlah partisipasi sebanyak itu di babak empat besar. Ini adalah kali kelima secara beruntun Spanyol punya lebih dari satu wakil di semifinal - sebuah rekor baru di kompetisi ini.

- Sudah 10 tahun babak perempatfinal tidak memunculkan laga yang harus dituntaskan hingga perpanjangan waktu. Kali terakhir itu terjadi adalah di 2004/2005 saat PSV Eindhoven berhadapan dengan Olympique Lyonnais. Ketika itu PSV akhirnya menang lewat adu penalti. Itu juga menjadi satu-satunya adu penalti di perempatfinal Liga Champions.

- Meski duel Bayern dan Porto menghasilkan 11 gol di dua leg, total 19 gol yang dibuat pada delapan pertandingan babak perempatfinal merupakan yang paling sedikit sejak 2007/08.

- Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions baru ada lima klub yang bisa bikin lima gol di satu babak. Bayern sudah melakukannya dua kali di musim ini: yang pertama saat melawat ke kandang AS Roma di bulan Oktober dan ketika menjamu Porto di perempatfinal.

- Kekalahan Porto di atas Bayern merupakan yang ke-51 yang mereka derita di kompetisi ini. Kekalahan 1-6 juga menyamai margin kekalahan terbesar klub Portugal itu sebelumnya yakni saat digasak Arsenal 0-5.

- Gol Jackson Martínez ke gawang Bayern merupakan gol ke-200 Porto di Liga Champions. Porto menjadi klub kesembilan yang punya capaian tersebut.

- Kemenangan 1-0 atas Atletico merupakan pertandingan ke-140 Carlo Ancelotti di Liga Champions. Rekor pertandingan terbanyak seorang pelatih adalah 190 yang dipegang Sir Alex Ferguson.

- Je;re;my Toulalan dari AS Monaco sudah tampil di 50 pertandingan Liga Champions. Dia sebelumnya tampil di kompetisi tersebut bersama tiga klub berbeda FC Nantes, Olympique Lyonnais and Málaga CF.

detik

Data dan Fakta Semifinal Liga Champions

Barcelona dan Real Madrid meneruskan dominasi Spanyol di pentas Liga Champions setelah sama-sama lolos ke semifinal. Keduanya juga tercatat sebagai klub yang paling sering lolos ke babak empat besar.

Setelah menuntaskan duel leg babak perempatfinal, keempat klub yang lolos ke semifinal akan mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi dalamdrawing yang digelar Jumat (24/4/2015) pukul 18.00 WIB nanti. Setiap klub dapat bertemu dengan klub lainnya, yang membuat peluang El Clasico di semifinal atau bahkan all spanish final bisa terjadi.

Berikut data dan fakta babak semifinal Liga Champions, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

- Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tidak bikin gol di laga perempatfinal, masing-masing ke gawang Paris Saint Germain dan Atletico Madrid. Ini adalah kali pertama sejak 2005/2006 baik Messi ataupun Ronaldo tidak bikin gol di babak delapan besar.

- Barcelona lolos ke semifinal untuk ke-11 kali, yang menjadi rekor terbanyak di Eropa. Sementara Madrid dan Bayern Munich menjadi klub kedua dan ketiga yang paling sering masuk semifinal Liga Champions yakni 10 dan sembilan kali. Sementara Juventus akan menjalani semifinalnya yang keenam.

- Madrid dan Bayern lolos ke semifinal Liga Champions lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali kelima secara beruntun, yang menorehkan rekor baru untuk mereka sendiri. Rangkaian masik semifinal Liga Champions paling panjang adalah enam kali beruntun yang dipunya Barcelona pada musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

- Keunggulan 2-0 atas PSG di Camp Nou menjadi kemenangan kedelapan Barcelona secara beruntun. Rekor kemenangan beruntun terpanjang di Liga Champions saat ini dipegang Bayern Munich dan Real Madrid (10)
- Dari 88 semifinalis sejak Liga Champions dimulai, 26 di antaranya milik wakil Spanyol. Tidak ada negara lain yang punya jumlah partisipasi sebanyak itu di babak empat besar. Ini adalah kali kelima secara beruntun Spanyol punya lebih dari satu wakil di semifinal - sebuah rekor baru di kompetisi ini.

- Sudah 10 tahun babak perempatfinal tidak memunculkan laga yang harus dituntaskan hingga perpanjangan waktu. Kali terakhir itu terjadi adalah di 2004/2005 saat PSV Eindhoven berhadapan dengan Olympique Lyonnais. Ketika itu PSV akhirnya menang lewat adu penalti. Itu juga menjadi satu-satunya adu penalti di perempatfinal Liga Champions.

- Meski duel Bayern dan Porto menghasilkan 11 gol di dua leg, total 19 gol yang dibuat pada delapan pertandingan babak perempatfinal merupakan yang paling sedikit sejak 2007/08.

- Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions baru ada lima klub yang bisa bikin lima gol di satu babak. Bayern sudah melakukannya dua kali di musim ini: yang pertama saat melawat ke kandang AS Roma di bulan Oktober dan ketika menjamu Porto di perempatfinal.

- Kekalahan Porto di atas Bayern merupakan yang ke-51 yang mereka derita di kompetisi ini. Kekalahan 1-6 juga menyamai margin kekalahan terbesar klub Portugal itu sebelumnya yakni saat digasak Arsenal 0-5.

- Gol Jackson Martínez ke gawang Bayern merupakan gol ke-200 Porto di Liga Champions. Porto menjadi klub kesembilan yang punya capaian tersebut.

- Kemenangan 1-0 atas Atletico merupakan pertandingan ke-140 Carlo Ancelotti di Liga Champions. Rekor pertandingan terbanyak seorang pelatih adalah 190 yang dipegang Sir Alex Ferguson.

- Je;re;my Toulalan dari AS Monaco sudah tampil di 50 pertandingan Liga Champions. Dia sebelumnya tampil di kompetisi tersebut bersama tiga klub berbeda FC Nantes, Olympique Lyonnais and Málaga CF.

detik

Data dan Fakta Semifinal Liga Champions

Barcelona dan Real Madrid meneruskan dominasi Spanyol di pentas Liga Champions setelah sama-sama lolos ke semifinal. Keduanya juga tercatat sebagai klub yang paling sering lolos ke babak empat besar.

Setelah menuntaskan duel leg babak perempatfinal, keempat klub yang lolos ke semifinal akan mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi dalamdrawing yang digelar Jumat (24/4/2015) pukul 18.00 WIB nanti. Setiap klub dapat bertemu dengan klub lainnya, yang membuat peluang El Clasico di semifinal atau bahkan all spanish final bisa terjadi.

Berikut data dan fakta babak semifinal Liga Champions, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

- Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tidak bikin gol di laga perempatfinal, masing-masing ke gawang Paris Saint Germain dan Atletico Madrid. Ini adalah kali pertama sejak 2005/2006 baik Messi ataupun Ronaldo tidak bikin gol di babak delapan besar.

- Barcelona lolos ke semifinal untuk ke-11 kali, yang menjadi rekor terbanyak di Eropa. Sementara Madrid dan Bayern Munich menjadi klub kedua dan ketiga yang paling sering masuk semifinal Liga Champions yakni 10 dan sembilan kali. Sementara Juventus akan menjalani semifinalnya yang keenam.

- Madrid dan Bayern lolos ke semifinal Liga Champions lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali kelima secara beruntun, yang menorehkan rekor baru untuk mereka sendiri. Rangkaian masik semifinal Liga Champions paling panjang adalah enam kali beruntun yang dipunya Barcelona pada musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

- Keunggulan 2-0 atas PSG di Camp Nou menjadi kemenangan kedelapan Barcelona secara beruntun. Rekor kemenangan beruntun terpanjang di Liga Champions saat ini dipegang Bayern Munich dan Real Madrid (10)
- Dari 88 semifinalis sejak Liga Champions dimulai, 26 di antaranya milik wakil Spanyol. Tidak ada negara lain yang punya jumlah partisipasi sebanyak itu di babak empat besar. Ini adalah kali kelima secara beruntun Spanyol punya lebih dari satu wakil di semifinal - sebuah rekor baru di kompetisi ini.

- Sudah 10 tahun babak perempatfinal tidak memunculkan laga yang harus dituntaskan hingga perpanjangan waktu. Kali terakhir itu terjadi adalah di 2004/2005 saat PSV Eindhoven berhadapan dengan Olympique Lyonnais. Ketika itu PSV akhirnya menang lewat adu penalti. Itu juga menjadi satu-satunya adu penalti di perempatfinal Liga Champions.

- Meski duel Bayern dan Porto menghasilkan 11 gol di dua leg, total 19 gol yang dibuat pada delapan pertandingan babak perempatfinal merupakan yang paling sedikit sejak 2007/08.

- Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions baru ada lima klub yang bisa bikin lima gol di satu babak. Bayern sudah melakukannya dua kali di musim ini: yang pertama saat melawat ke kandang AS Roma di bulan Oktober dan ketika menjamu Porto di perempatfinal.

- Kekalahan Porto di atas Bayern merupakan yang ke-51 yang mereka derita di kompetisi ini. Kekalahan 1-6 juga menyamai margin kekalahan terbesar klub Portugal itu sebelumnya yakni saat digasak Arsenal 0-5.

- Gol Jackson Martínez ke gawang Bayern merupakan gol ke-200 Porto di Liga Champions. Porto menjadi klub kesembilan yang punya capaian tersebut.

- Kemenangan 1-0 atas Atletico merupakan pertandingan ke-140 Carlo Ancelotti di Liga Champions. Rekor pertandingan terbanyak seorang pelatih adalah 190 yang dipegang Sir Alex Ferguson.

- Je;re;my Toulalan dari AS Monaco sudah tampil di 50 pertandingan Liga Champions. Dia sebelumnya tampil di kompetisi tersebut bersama tiga klub berbeda FC Nantes, Olympique Lyonnais and Málaga CF.

detik

Data dan Fakta Semifinal Liga Champions

Barcelona dan Real Madrid meneruskan dominasi Spanyol di pentas Liga Champions setelah sama-sama lolos ke semifinal. Keduanya juga tercatat sebagai klub yang paling sering lolos ke babak empat besar.

Setelah menuntaskan duel leg babak perempatfinal, keempat klub yang lolos ke semifinal akan mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi dalamdrawing yang digelar Jumat (24/4/2015) pukul 18.00 WIB nanti. Setiap klub dapat bertemu dengan klub lainnya, yang membuat peluang El Clasico di semifinal atau bahkan all spanish final bisa terjadi.

Berikut data dan fakta babak semifinal Liga Champions, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

- Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama tidak bikin gol di laga perempatfinal, masing-masing ke gawang Paris Saint Germain dan Atletico Madrid. Ini adalah kali pertama sejak 2005/2006 baik Messi ataupun Ronaldo tidak bikin gol di babak delapan besar.

- Barcelona lolos ke semifinal untuk ke-11 kali, yang menjadi rekor terbanyak di Eropa. Sementara Madrid dan Bayern Munich menjadi klub kedua dan ketiga yang paling sering masuk semifinal Liga Champions yakni 10 dan sembilan kali. Sementara Juventus akan menjalani semifinalnya yang keenam.

- Madrid dan Bayern lolos ke semifinal Liga Champions lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali kelima secara beruntun, yang menorehkan rekor baru untuk mereka sendiri. Rangkaian masik semifinal Liga Champions paling panjang adalah enam kali beruntun yang dipunya Barcelona pada musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

- Keunggulan 2-0 atas PSG di Camp Nou menjadi kemenangan kedelapan Barcelona secara beruntun. Rekor kemenangan beruntun terpanjang di Liga Champions saat ini dipegang Bayern Munich dan Real Madrid (10)
- Dari 88 semifinalis sejak Liga Champions dimulai, 26 di antaranya milik wakil Spanyol. Tidak ada negara lain yang punya jumlah partisipasi sebanyak itu di babak empat besar. Ini adalah kali kelima secara beruntun Spanyol punya lebih dari satu wakil di semifinal - sebuah rekor baru di kompetisi ini.

- Sudah 10 tahun babak perempatfinal tidak memunculkan laga yang harus dituntaskan hingga perpanjangan waktu. Kali terakhir itu terjadi adalah di 2004/2005 saat PSV Eindhoven berhadapan dengan Olympique Lyonnais. Ketika itu PSV akhirnya menang lewat adu penalti. Itu juga menjadi satu-satunya adu penalti di perempatfinal Liga Champions.

- Meski duel Bayern dan Porto menghasilkan 11 gol di dua leg, total 19 gol yang dibuat pada delapan pertandingan babak perempatfinal merupakan yang paling sedikit sejak 2007/08.

- Sepanjang sejarah Liga/Piala Champions baru ada lima klub yang bisa bikin lima gol di satu babak. Bayern sudah melakukannya dua kali di musim ini: yang pertama saat melawat ke kandang AS Roma di bulan Oktober dan ketika menjamu Porto di perempatfinal.

- Kekalahan Porto di atas Bayern merupakan yang ke-51 yang mereka derita di kompetisi ini. Kekalahan 1-6 juga menyamai margin kekalahan terbesar klub Portugal itu sebelumnya yakni saat digasak Arsenal 0-5.

- Gol Jackson Martínez ke gawang Bayern merupakan gol ke-200 Porto di Liga Champions. Porto menjadi klub kesembilan yang punya capaian tersebut.

- Kemenangan 1-0 atas Atletico merupakan pertandingan ke-140 Carlo Ancelotti di Liga Champions. Rekor pertandingan terbanyak seorang pelatih adalah 190 yang dipegang Sir Alex Ferguson.

- Je;re;my Toulalan dari AS Monaco sudah tampil di 50 pertandingan Liga Champions. Dia sebelumnya tampil di kompetisi tersebut bersama tiga klub berbeda FC Nantes, Olympique Lyonnais and Málaga CF.

detik

Semifinal Liga Champions: El Clasico, Suarez vs Chiellini, Reuni Pep-Barca, atau...?

Pengundian empat besar Liga Champions akan dilangsungkan hari ini. Mengetengahkan empat tim top Eropa, skenario-skenario menarik pun ikut hadir.

Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, dan Juventus kini menunggu bagaimana hasil pengundian Jumat (24/4/2015) sore nanti. Empat tim itu sendiri merupakan tim-tim yang paling sering menembus semifinal; Madrid (31), Barca (30), Bayern (25), Juve (22).

Potensi partai-partai sengit tersaji, apalagi keempat tim tersebut juga memunculkan total 21 raihan titel Piala/Liga Champions; Madrid (10 titel), Bayern (5), Barca (4), Juve (2).

Tak ada pembatasan negara dalam pengundian tersebut. Walhasil bisa-bisa saja dua wakil Spanyol di semifinal, Barca dan Madrid, harus berhadapan--mengetengahkan sebuah El Clasico yang mempertaruhkan tiket partai puncak.

Selain itu ada pula skenario-skenario lain yang tak kalah menarik. Bayern versus Barca, misalnya.

Jika hasil pengundian memunculkan hasil demikian maka peracik taktik Bayern, Pep Guardiola, akan berhadapan dengan Barca untuk kali pertama sejak ia meninggalkan klub tersebut pada 2012. Dijamin menarik mengingat Guardiola, yang sebagai pelatih pernah mempersembahkan setumpuk gelar termasuk dua titel Liga Champions buat Blaugrana, kini akan berusaha menjatuhkan bekas klubnya itu demi meraih sukses bersama tim barunya.

Kemudian ada pula skenario Barca lawan Juve. Kemungkinan munculnya duel tersebut juga bakal menarik karena sosok Luis Suarez di Los Cules dan Giorgio Chiellini di Bianconeri.

Baru musim panas lalu Suarez dan Chiellini punya "story" khusus. Saat itu, di Piala Dunia, Suarez kedapatan menggigit Chiellini dalam pertandingan Uruguay lawan Italia. Akibat kejadian tersebut Suarez disanksi empat bulan oleh UEFA, membuatnya absen di tiga partai awal Liga Champions musim ini. Jika Barca bertemu Juve, ini akan jadi kali pertama Suarez jumpa Chiellini usai insiden gigit tersebut. 

Lalu setidaknya juga ada duel bernuansa Italia jika Juve berjumpa Madrid; sehubungan dengan sosok Ancelotti. Peracik taktik El Real tersebut bukan cuma seorang Italiano tetapi juga pernah menangani La Vecchia Signora periode 1999–2001.

Apapun, hasil pengundian babak empat besar nanti niscaya akan menghadirkan partai-partai sengit pada 5-6 Mei dan 12-13 Mei, menuju final di Berlin pada 6 Juni mendatang. Prediksi Anda?

detik

Senin, 20 April 2015

Badai cedera hadang Madrid

Badai cedera melanda Real Madrid menjelang pertandingan krusial melawan Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (22/4/2015). Pasalnya, Los Blancos kehilangan Karim Benzema, yang masuk daftar cedera mengikuti Gareth Bale, Luka Modric dan Marcelo yang terkena akumulasi kartu kuning.

Menurut Goal, Benzema yang tidak ambil bagian ketika Madrid menang 3-1 atas Malaga, Sabtu (18/4), gagal memperlihatkan kondisi yang bugar dalam sesi latihan pada Minggu (19/4). Ditengarai dia mengalami gangguan pada lutut kanannya.

Dengan absennya Benzema, maka Madrid kehilangan para penyerang andalannya. Hanya peraih Ballon d'Or Cristiano Ronaldo yang akan menjadi andalan pelatih Carlo Ancelotti untuk menjadi penggedor pertahanan lawan. Padahal, Madrid selalu mengandalan trio dalam menyerang.

Sebelumnya Bale lebih dulu cedera karena bermasalah pada betis kirinya. Winger asal Wales ini hanya bermain lima menit ketika melawan Malaga.

Tanpa Benzema dan Bale yang mendampingi Ronaldo, maka Isco dan Javier Hernandez berpeluang besar menjadi pelengkap tridente Los Blancos. Sementara itu di sektor tengah, Modric, yang juga mengalami cedera saat melawan Malaga, dipastikan absen selama enam pekan karena ada gangguan pada ligamen lutut.

Asier Illarramendi dan Lucas Silva pun bisa menjadi opsi bagi Ancelotti ketika melakoni derbi Madrid di Santiago Bernabeu. Sementara itu di sektor bek kiri, Marcelo tak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam usaha mempertahankan gelar Liga Champions, sehingga Ancelotti harus memutar otak untuk mengatasi masalah timnya.

Madrid wajib meraih kemenangan pada leg kedua ini setelah mereka hanya bermain imbang 0-0 di markas Atletico pada pekan lalu. Pasalnya, jika kedua tim bermain imbang dan terjadi gol, maka Atletico yang berhak lolos karena unggul agresivitas di kandang lawan.

kompas

PSG bisa singkirkan Barcelona

Legenda Real Madrid Zinedine Zidane merasa yakin Paris Saint-Germain masih memiliki peluang menyingkirkan Barcelona dari perempat final Liga Champions. Padahal, juara Ligue 1 itu untuk sementara tertinggal 1-3 karena kalah pada leg pertama pekan lalu ketika menjadi tuan rumah.

Dalam laga di Parc des Princes, Barca tampil sangat impresif, khususnya penyerang Luis Suarez. Mantan striker Liverpool itu mencetak dua gol untuk melengkapi gol pembuka yang dilesakkan Neymar, sehingga tim besutan Luis Enrique itu unggul 3-0. Tetapi PSG menguak harapan ketika mencetak gol balasan akibat defleksi Jeremy Mathieu saat menahan tendangan Gregory van der Wiel.

Nah, pada leg kedua di Camp Nou, Selasa (21/4/2015) malam waktu setempat atau Rabu (22/4) dini hari WIB, PSG sudah bisa menurunkan penyerang Zlatan Ibrahimovic dan gelandang Marco Verratti. Dua pemain tersebut tidak bisa tampil pada leg pertama karena menjalani hukuman.

Dengan kekalahan 1-3 itu, PSG harus menang dengan skor besar untuk maju ke babak empat besar turnamen paling elite antarklub Eropa ini. Menurut Zidane, PSG memiliki kualitas mencetak tiga yang dibutuhkan untuk menjegal langkah Barca.

"Akan sangat sulit bagi PSG untuk mencetak tiga gol di Camp Nou. Mereka harus melakukan itu tetapi tim PSG ini bisa melakukannya," ujar Zidane, yang kini menjadi pelatih Real Madrid Castilla, kepada para wartawan saat event Match Against Poverty di Saint-Etienne.

"Mereka memiliki para pemain berkualitas di timnya, mereka efektif dan segalanya mungkin dalam sebuah pertandingan. Ini akan menjadi tantangan yang sangat sulit, tetapi semoga mereka bisa melakukannya."


kompas

Minggu, 12 April 2015

Jarang Dimainkan Madrid, Jese Diprediksi Bakal Pindah ke Chelsea



Jese Rodriguez dikatakan baru mengambil keputusan terkait masa depannya di Real Madrid pada bulan Juni Mendatang.

Penyerang muda berusia 22 tahun juga dilaporkan tertarik untuk berlaga bersama klub Liga Premier, Cheslea, dimana nominal transfer mencapai 15 juta Pound.

The Blues memang di prediksi akan menjadi tempat berlabuhnya Rodriguez musim depan, pasalnya posisinya mulai ditempati trio BBC Los Blancos (Bale, Ronado dan Benzema).

“Dia memang ingin menetap di Santiago Bernabeu, namun dirinya ingin bermain penuh dalam setiap laga. Mengenai keputusannya akan dilakukan pada Juni,” ucap mantan pelatih Real Madrid B, Alberto Toril.

“Rodriguez juga mengetahui jika trio BBC akan terus dimainkan, mungkin itulah yang akan menjadi pertimbangan utamanya jika berpindah klub.”

detik

Hadapi Juve, Monaco Siap

Monako - AS Monaco memosisikan diri mereka sebagai underdog dalam pertemuan dengan Juventus di perempatfinal Liga Champions. Meskipun demikian, Monaco siap bekerja ekstra demi tetap bertahan di kompetisi ini.

Monaco akan bertandang ke Juventus Stadium untuk menantang Juve di leg pertama perempatfinal, Rabu (15/4/2015) dinihari WIB. Mereka butuh hasil positif agar tak menanggung beban berat di leg kedua yang akan dilangsungkan pada pekan depan.

"Bianconeri punya tim yang hebat, bahkan meski Paul Pogba akan absen, dengan pemain-pemain yang tangguh dan etika tim yang solid," ujar gelandang Monaco, Joao Moutinho, kepada Tuttosport.

Monaco lolos ke perempatfinal setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan Arsenal. Finalis Liga Champions 2003/2004 itu ingin menjadikan Juve sebagai korban berikutnya.

"Mereka (Juventus) adalah favorit untuk lolos ke semifinal. Namun, Arsenal juga favorit saat melawan kami dan kami bisa menyisihkan mereka," tutur Moutinho.

"Kami akan melakukan apapun demi meraih kemenangan di Turin dan setelah itu di laga kandang. Jadi, kami harus konsentrasi penuh selama 180 menit," lanjutnya.

"Saya pikir kami harus menggandakan usaha kami," kata Moutinho.

detik

City Harus Bangkit

Manchester - Tren negatif Manchester City berlanjut setelah mereka kalah dalam laga derby Manchester. City kini cuma punya satu pilihan agar tak makin babak belur: bangkit.

City takluk dengan skor 2-4 dari Manchester United pada laga Premier League di Old Trafford, Minggu (12/4/2015). Dua gol Kun Aguero tak cukup untuk memenangkan The Citizens karena MU bikin empat gol lewat Ashley Young, Marouane Fellaini, Juan Mata, dan Chris Smalling.

Bagi City, itu adalah kekalahan keempat dalam enam pertandingan terakhir mereka di liga. Status City pun berubah dari calon kuat juara menjadi sekadar pemburu tiket Liga Champions.

City kini duduk di posisi keempat klasemen dengan poin 61. Jika Liverpool mengalahkan Newcastle United pada Senin (13/4/2015), maka Liverpool akan naik ke posisi kelima dan cuma berjarak empat poin dari City.

Pada dua laga mendatang, City akan main di kandang sendiri dan menjamu West Ham United dan Aston Villa. City diharapkan bisa bangkit pada laga-laga tersebut.

"Menang. Itulah satu-satunya cara," ujar manajer City, Manuel Pellegrini, di Soccerway.

"Kami harus berusaha memenangi pertandingan selanjutnya. Kami masih harus main enam kali lagi," imbuh Pellegrini.

"Kami punya 18 poin untuk diperjuangkan, jadi kami tak boleh mendramatisir sesuatu pada saat ini karena sekarang kami harus menjalani dua laga kandang," tambahnya.

"Kami harus berusaha bangkit dari kekalahan ini sesegera mungkin dan berusaha memenangi laga berikutnya," kata Pellegrini.

detik