Berbicara tentang Liga Champions kita tidak bisa
jauh dari sebuah drama apa yang akan terjadi di tiap pertandingannya. Berbagai
luapan emosi muncul secara alami dalam diri pemain, official, penonton, dan
orang-orang yang tidak terlibat sekalipun. Perasaan sedih, gembira, shock,
deg-degan, dan lainnya yang sulit diungkapkan dengan kata pasti ada ketika dua
tim bertarung hidup-mati dalam sebuah ruangan yang beralaskan rumput hijau.
Liga Champions yang notabene merupakan liga yang berisikan klub-klub top eropa
memang banyak ditunggu oleh para pecinta sepakbola di berbagai belahan dunia.
Disini kita bisa menyaksikan klub dan pemain terbaik dunia berkumpul dan
bertanding menjadi yang terbaik di benua biru.liga Champion juga terus
menyuguhkan permainan yang atraktif, mengibur, dan bertenega. Membuat para
pecinta sepakbola tidak bosan ketika harus bangun malam dini hari.
Pekan ini liga Champion musim 2014-2015 akan
memasuki babak knockout (16 besar), yang artinya bila satu tim secara agregat
kalah, maka tim itu harus angkat koper. Inilah babak yang makin terasa panasnya
persaingan di dalam maupun luar lapangan. Setiap pemain harus memberikan dan
mengeluarkan kemampuan terbaiknya bila ingin timnya melaju lebih jauh. Dan dari
babak inilah pemain mulai terlihat kengototannya, walaupun dibabak sebelumnya
juga tidak kalah ngotot.
Pada Liga Champion edisi 2014-2015 ini ada hal unik
ketika warna merah mulai menghilang dari hijaunya lapangan. Sebut saja tim
besar seperti Liverpool, AC Milan, dan Manchester united yang notabene
merupakan mantan-mantan jawara liga Champions. AC Milan dan MU mendapat nasib
sama ketika musim ini tidak bisa mengikuti kompetisi liga champions, karena
pada liga domestik tahun lau kedua tim tidak masuk pada zona Liga Champion.
Beda dengan Liverpool yang musim lalu di liga domestik finish diurutan kedua
dan berhak mendapat jatah masuk 32 besar. Namun apa daya, kali ini Liverpool
tidak bisa lolos dari fase grup. Kalah bersaing dari basel dan juara bertahan
Real Madrid.
Kini apakah pertanda bahwa lawan warna merah, yaitu
putih yang akan berjaya pada Liga Champions musim ini. Warna putih tentu
identik dengan tim raksasa Spanyol, Real Madrid. Ya, Real Madrid merupakan
juara bertahan dari kompetisi antar klub eropa. Itu artinya bila Real Madrid
berhasil meraih juara Liga Champions musin ini, berarti pula mereka berhasil
memecahkan keunikan dari Liga Champions. Kita tahu bahwa sejak kompetisi ini
diganti dengan nama Liga Champions belum ada tim manapun yang bisa meraih juara
Liga Champions dua musim berturut-turut.
Kita patut menunggu sampai akhir kompetisi, apakah
Real Madrid berhasil merengkuh title Liga Champions yang ke-11 kalinya??? Hanya
waktu yang akan menetukan.
#R21






0 komentar:
Posting Komentar